Profile

Selamat datang di Politeknik Pariwisata Bali, Centre of Excellence.

Politeknik Pariwisata Bali (PPB) atau biasa juga dikenal dengan nama Poltekpar Bali merupakan salah satu kampus terbaik di bidang hospitaliti. Kami selalu memberikan pendidkan yang terbaik bagi para mahasiswa sesuai dengan kebutuhan industri pariwisata baik pariwisata nasional, regional maupun internasional.

Di Poltekpar Bali, kami menanamkan sikap, pengetahuan dan ketrampilan untuk sukses selalu sukses bagi seluruh lulusan perguruan tinggi kami. Kami mencanangkan zero unemployment bagi lulusan kami. Lulusan kami sangat berkualitas, diminati oleh industri, dan telah menduduki posisi penting di Indonesia serta mampu meraih peluang kerja di luar negeri.

Hubungan yang erat dan kuat antara Poltekpar Bali baik dengan institusi, industri maupun asosiasi serta alumni memberikan fondasi yang sangat kuat bagi Program Kerja Nyata (PKN), serta memberikan kesempatan kepada para mahasiswa kami untuk memperoleh pengalaman di dalam dunia nyata sebelum mereka lulus dan memasuki pasar kerja.

Program Studi yang ada di Politeknik Pariwisata Bali telah diakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional – Perguruan Tinggi (BAN-PT) Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) dan Tourism Education Quality (Ted-Qual) dari Thermes Foundation, United Nation World Tourism Organization (UNWTO). Hal ini memberikan bukti terhadap pengakuan kualitas secara nasional dan internasional.

Direktur Politeknik Pariwisata Bali.

Drs. Ida Bagus Putu Puja, M.Kes.


VISI & MISI TUJUAN SEJARAH

Visi

Menjadi program pascasarjana terapan (vokasi) yang unggul di bidang pengelolaan perhotelan serta kepariwisataan di Asia Pasifik pada tahun 2025.


Misi

  1. Menyelenggarakan program pendidikan pascasarjana terapan (vokasi) di bidang pengelolaan perhotelan dan kepariwisataan yang berdaya saing tinggi.
  2. Mengembangkan riset pada bidang pengelolaan perhotelan dan kepariwisataan terapan serta mendesiminasikan pengetahuan dan teknologi terapan bagi penguatan daya saing industri perhotelan dan pariwisata.
  3. Menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang mendorong pengembangan sumber daya manusia dan budaya di bidang perhotelan dan kepariwisataan.
  4. Mengembangkan kerjasama dengan para pemangku kepentingan untuk mendukung proses pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
  5. Menyelenggarakan tata kelola program pascasarjana terapan di bidang pengelolaan perhotelan dan kepariwisataan yang akuntabel sesuai dengan perundangan yang berlaku

 

Tujuan

  1. Menghasilkan lulusan professional, kreatif, inovatif, dan berjiwa wirausaha.
  2. Menghasilkan, mengembangkan dan mendesiminasikan riset pada bidang pengelolaan perhotelan dan kepariwisataan terapan.
  3. Mewujudkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang mendorong pengembangan sumber daya manusia dan pelestarian budaya.
  4. Mengembangkan kerjasama dengan para pemangku kepentingan.
  5. Tata kelola program pascasarjana vokasi di bidang pengelolaan perhotelan dan kepariwisataan yang akuntabel sesuai dengan perundangan yang berlaku.

 

SEJARAH PERKEMBANGAN POLITEKNIK PARIWISATA BALI

Dalam rangka pengembangan pembangunan kepariwisataan di Bali,  pemerintah Indonesia bekerjasama dengan United Nations Development Programme (UNDIP) dan International Labour Organization (ILO) mengadakan survey dan studi pada tahun 1972.

Salah satu hasil survey dan studi tersebut adalah dalam rangka mengantisipasi perkembangan kepariwisataan di Bali perlu didirikan lembaga pendidikan tinggi kepariwisataan yang dapat menghasilkan sumber daya manusia yang handal dan professional. Sehubungan dengan itu maka pada tanggal 27 Maret 1978 dibuka lembaga pendidikan dan penelitian kepariwisataan yang diberi nama Pusat Pendidikan Perhotelan dan Pariwisata Bali yang disingkat menjadi P4B, berlokasi di Kawasan Wisata Nusa Dua.

Lembaga ini merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknisi dari PT Pengembangan Pariwisata Bali atau Bali Tourism Development Corporation (BTDC) yang mengelola Kawasan Wisata Nusa Dua. Pioritas utama yang diberikan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan perhotelan yaitu Pre-vocational Training Programme di P4B adalh lulusan SD atau siswa “drop out” SLTP yang berasal dari masyarakat yang berasal dari desa sekitar kampus P4B. penerimaan mahasiswa Program Regulerangkatan pertama mulai dilaksanakan pada tahun akademik 1979/1980.

Pada tanggal 22 Januari 1982 pengelolaan P4B dialihkan dari PT BTDC kepada Badan Pendidikan dan Latihan Dapartemen Perhubungan sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Perhubungan No : 303/DL.005/PHB-81 tanggal 18 Desember 1981 Tentang Pendirian Balai Pendidikan dan Latihan Pariwisata (BPLP) Bali. Selanjutnya lembaga ini berubah nama menjadi Balai Pendidikan dan Latihan Pariwisata Bali yang disingkat menjadi BPLP Bali.

Pada tahun 1983, sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi (menparpostel) No : Km.08/OT.083/PPT-83 tentang Organisasi dan Tata Kerja Deparpostel, maka pengelolaan BPLP Bali dialihkan dari Dapartemen Perhubungan kepada Dapartemen Pariwisata Pos dan Telekomunikasi. Pada periode ini konsentrasi pendidikan dan pelatihan pariwisata program regular adalah pada jenjang Diploma 1 sampai dengan Diploma 3.

Perkembangan industry pariwisata pada saat itu sangat pesat sehingga tuntutan kualitas sumber daya manusia pariwisata khususnya pada tingkat pimpinan sangat dibutuhkan. Maka untuk mengantisipasi kebutuhan industri pariwisata tersebut sesuai Keputusan Presiden Nomor : 102 Tahun 1993 BPLP Bali ditingkatkan statusnya menjadi Sekolah Pariwisata Nusa Dua Bali yang disingkat STPNB dengan konsentrasi program pendidikan dan pelatihan kepariwisataan pada jenjang Diploma 3 dan 4.

Mulai tahun akademik 2008/2009 STPNB membuka Program Sarjana (Strata 1), sesuai Surat Persetujuan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Nomor : 947/D/T/2008 tanggal 31 Maret 2008 tentang Rekomendasi Penyelenggaraan Program Studi Bisnis Hospitaliti di STPNB.

Berdasarkan surat Nomor B/872/M.KT.01/2019 tanggal 23 September 2019 Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali telah resmi Alih Status menjadi Politeknik Pariwisata Bali dan mendapatkan persetujuan dari Menteri Pendayagunaan dan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Politeknik Pariwisata Bali yang selanjutnya disebut Poltekpar Bali merupakan perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi bidang kepariwisataan di lingkungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan pada tanggal 21 Oktober 2019 dilaksanakannya  Serah Terima Jabatan Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Bali kepada irektur Politeknik Pariwisata Bali. Saat ini Politeknik Pariwisata Bali memiliki 3 Jurusan dengan 10 Program Studi dan 1 Pasca Sarjana.

Sejak awal berdirinya tanggal 27 Maret 1978 sampai sekarang lembaga ini, kepemimpinannya dipercayakan kepada pejabat sebagai berikut :

  1. I Gede Ardika Periode 1978 - 1985
  2. I Nyoman Bagiarta Periode 1985 - 1992
  3. I Gede Widjana Periode 1992 - 1998
  4. Dr. Dra. N. K. Mardani, MS Periode 1998 - 2000
  5. Drs Sumekto Djajanegara, MM Periode 2000
  6. I G.P. Laksaguna, SE., MM., M.Sc Periode 2000 - 2002
  7. I Made Sudjana, SE., MM., CHT Periode 2002 - 2010
  8. I Nyoman Madiun, M.Sc Periode 2010 - 2013
  9. Dewa Gede Ngurah Byomantara, M.Ed Periode 2013 - 2019
  10. Ida Bagus Putu Puja,M.Kes Periode 2019 – Sekarang

 

Management

Chief Chancellor

Dr. IDA BAGUS MADE WIYASHA, SE., MM., CHT

Chief Chancellor

Ir. IDA AYU KALPIKAWATI, M.Si.

Chief Chancellor

Drs. TEGUH HADISUKARNO, M.Par

Chief Chancellor

Dra. NI KADE JULI RASTITIATI, M.Hum.

Chief Chancellor

Dra. RATRI PARAMITA, M.Pd.

Chancellor

Dr. I KETUT SURATA, M.Sc.

Chancellor

Drs. ANAK AGUNG OKA WAICAKA, M.Pd.

Chancellor

I NYOMAN SUDIKSA, SE., M.Par.